senja itu kumelihat mentari melalui jari jemari tanganku, cahayanya lembut menyentuh mataku.
kurasakan angin membelai rambutku, dan cahaya itu bagai sebuah kecupan hangat di pipiku.
cintanya yang kurasakan merasuki jiwaku
dan masuk mengisi ruang kelam terdalam dalam jiwaku.
menusuk jauh ke tempat dimana hatiku bersemayam.
dan hari-hariku hanya kuhabiskan untuk menunggu, menunggu sang pembunuh rindu yang akan mengahabisi sisa waktuku........